Thumb

21May, 2021

SMA TELADAN PELATIHAN GNOSE SONGSONG PTM (PEMBELAJARAN TATAP MUKA) TERBATAS

Rabu, 19 Mei 2021 SMA Negeri 1 Yogyakarta mengadakan pelatihan tentang cara mengoperasikan seperangkat peralatan mesin deteksi covid-19 yang diberi nama paten Gnose. Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari distributor Gnose PT SAN (Sigma Andalan Nusa) itu diikuti oleh Staf UKS, Tendik, dan Pendidik itu lebih memfokuskan pada pemahaman SOP dan Cara Pengoperasionalan perangkat Gnose, yang terdiri dari edukasi cara peniupan kantong nafas, pemasangannya di mesin Gnose, analisis data di perangkat laptop, hingga cetak laporan hasil pemeriksaan deteksi covid-19  dengan Gnose. Di samping itu, materi pelatihan juga menyangkut cara mengelola limbah plastic kantong nafas secara aman.

C:\Users\SMA N 1 YOGYAKARTA\OneDrive\Pictures\WhatsApp Image 2021-05-20 at 20.43.15.jpeg

Pelatihan itu diselenggarakan sebagai tindak lanjut setelah SMA Negeri 1 Yogyakarta menerima bantuan hibah peralatan Gnose dari Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta (PP Katy) beberapa hari lalu. Bantuan ini sebagai wujud kepedulian para alumni SMA N 1 Yogyakarta untuk membantu mengondisikan pembelajaran tatap muka terbatas yang akan segera diberlakukan di Yogyakarta sesuai dengan kebijakan Disdikpora DIY. Kepala SMA Negeri 1 Yogyakarta, Drs. Miftakodin, M.M. menjelaskan bahwa dengan tersedianya peralatan Gnose ini para warga sekolah, guru, karyawan, siswa, dan orang tua diharapkan menjadi lebih tenang dan aman apabila kebijakan tatap muka terbatas diberlakukan. Menurutnya, Disiplin dalam protocol kesehatan tetap harus dipatuhi, seperti: memakai masker, mencuci tangan, mengecek suhu badan,  menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan.  Pemeriksaan dengan Gnose akan membantu memastikan bahwa warga sekolah dalam keadaan sehat. Apabila hasil pemeriksaan Gnose terdeteksi negative berarti yang bersangkutan aman mengikuti aktivitas, sedangkan apabila hasil pemeriksaan terdeteksi positif,  segera diambil tindakan yang diperlukan secara cepat. 


Menurut Sarno R Sudibyo, M.Pd., selaku Koordinator Pelatihan Gnose, sekaligus Wakasek Sarpra/ Litbang SMA N 1 Yogyakarta, seluruh peserta  melakukan ujicoba dan praktik langsung mengoperasionalkan perangkat Gnose didampingi narasumber. Untuk uji coba lebih lanjut, pada hari Kamis (20 Mei) para peserta pelatihan melakukan pemeriksaan dengan Gnose kepada para pendidik dan tenaga kependidikan SMA N 1 Yogyakarta yang pada hari itu sedang bekerja di kantor (work from office). Pemeriksaan dengan Gnose berjalan dengan lancer sesuai SOP dan hasil pemeriksaan menunjukkan negative dari covid-19. (Sarno R Sudibyo)