Thumb

09Aug, 2021

Tim Velox BIN Gelar Sosialisasi Edukasi dan Dekontaminasi di SMAN 1 Yogyakarta

9 Agustus 2021, Senin pagi ini jam 09.00 telah dilaksanakan agenda Sosialisasi Edukasi dan Dekontaminasi di Aula Katamso SMAN 1 Yogyakarta.

Program ini merupakan agenda dari Tim Velox Badan Intelijen Negara untuk mengedukasi Bapak Ibu Guru dan Karyawan SMAN 1 Yogyakarta mengenai Covid-19, adaptasi kebiasaan baru dan Pentingnya vaksinasi nasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Velox BIN Bara Bagja Nadiar beserta tim, dr. Jares Clinton Medical Intelijen BIN, Perwakilan BIN DIY, Kepala Sekolah dan Perwakilan Bapak Ibu Guru serta Karyawan SMAN 1 Teladan Yogyakarta.

 

“Apakah penyintas Covid-19 harus tes PCR lagi selepas isolasi dan tidak merasakan gejala?” pertanyaan dari partisipan.

“Masa inkubasi virus sekitar 14 hari, apabila selepas itu dan penyintas Covid tidak merasakan gejala, artinya virus dalam tubuhnya sudah mati sehingga tidak masalah jika tidak tes PCR lagi” jawab dr. Jares Clinton yang menjadi pemateri sosialisasi.


Selain itu juga mengadakan penyemprotan di lingkungan sekolah serta menyerahkan bingkisan berupa alat sprayer elektrik, masker, thermogun, hand sanitizer dan suplemen kesehatan.


Dok1. Proses dekontaminasi lingkungan SMAN 1 Yogyakarta

Melalui kegiatan ini harapannya bisa memfasilitasi Bapak Ibu Guru untuk mengedukasi siswa siswi SMAN 1 Yogyakarta mengenai Covid 19, adaptasi kebiasaan baru dan pentingnya vaksinasi nasional. (Rbn)